"Lanang wani milih, wedok menang nolak" Apakah quotation ini masih berlaku ataukah hanya peribahasa semu di tengah hingar bingar digital? Temanku, sebut saja namanya Rani. Rani baru saja bercerita bahwa ia sedang 'jalan' dengan teman masa putih abu-abunya yang dulu sempat disukai. Edo. Ya, jaman itu memang Rani suka dan sering diam-diam memandanginya saat jam istirahat ataupun saat tak sengaja bertemu di perpustakaan sekolah. Setelah lulus, mereka menjalani kehidupannya masing-masing. Edo dengan segala bakat dan drama percintaannya. Pun Rani dengan kreativitas dan jatuh bangun kisah cintanya. Tahun demi tahun, tak sengaja Edo dan Rani bertemu di sebuah pameran seni di pusat kota Surabaya. Mereka bercerita, tertawa dan berbagi rahasia. Lalu "Dulu, dulu sekali. Saat SMA, aku pernah suka padamu lho. . ." kata Rani "Trus, trus dia jawab apa? gimana?" Selaku dengan mata berbinar antusias dan penasaran "Bentar dong ah, kan belum sele...
Komentar
Posting Komentar